• Puisi

    Batas Kebebasan

    Seseorang pernah bilang kepadaku, bahwa kebebasan adalah tidak pernah dilahirkan atau hidup tetapi mati muda, kurasa tidak dua-duanya, kebebasan bukan logika monoteistik yang biner. Sebab hari ini aku sedang bernapas, dan tawaku masih sering terlepas, dari bibir yang sedikit-sedikit tersenyum tipis, pun pikiran yang berusaha menepis. Ada banyak sekali batas, bahkan burung belibis pun tak mampu menembus, seperti perempuan yang katanya harus di dapur, atau lelaki yang tidak boleh menangis.  Tapi ketahuilah, kawanku, aku ingin menjadi seorang manusia tanpa ragu, dengan kemerdekaan sebetul-betul, karena dunia ini sudah penuh sesak oleh belenggu. Kontributor: Rifqa Nisyardhana Penyunting: Sevilla Nouval Evanda Sumber ilustrasi:…

  • Puisi

    Lilin

    Putih bersih itulah dia Membakar diri tujuannya tercipta Menghabisi diri sendiri caranya mati Siapa pula yang ingin menjadi sepertinya? Tidak ada! Dia tidak berharga! Dia tidak memiliki kekuatan! Dia lemah! Dia berkorban untuk hal yang tidak pasti Dia menghabisi diri tanpa apresiasi Sinarnya redup Apinya kecil Hey! Lihatlah lagi… Lihat bagaimana dia hidup Sebesar apa perannya untukmu Dia suci sejak tercipta Dia mati dengan terhormat Kelemahannya adalah kekuatannya Dia memberi Dia berkorban Dengan segala keikhlasannya Belajarlah untuk selalu memberi Tanpa banyak menuntut Manfaatkanlah hidupmu Tebarlah manfaat Sekecil apapun itu Karena Bisa jadi hal kecil itu mengubah duniamu Bahkan dunia ini…

  • Puisi

    All Too Often

    Wanna explode But I get bored Wanna breath But I choked up Then I get up But hold on Sounds so loud from others Two thumbs up They gave But still bad vibes Come through An end Many called it life But mine: death All too often To say An end Whilst hoping to be continued Kontributor: Hadney Penyunting: Zikra Mulia Irawati Sumber ilustrasi: Freepik

  • Puisi

    Aku Bukanlah Dia

    Aku bukanlah dia dengan kelebihannya Bukan pula dia dengan ratusan penggemarnya Ataupun dia dengan keramah-tamahannya Aku hanyalah aku dengan apa adanya Jangan bandingkan aku dengan dia Karena dia adalah mentari dengan sinarnya Sedangkan aku hanyalah bayang dalam kemilau cahayanya Mengapa mereka terus membandingkan Disaat aku berusaha berkembang Aku hanya ingin menjadi diriku Tanpa sandiwara yang palsu Andai Tuhan tak begitu kejam membuat perbandingan Mungkin aku tak ‘kan merasa terkekang Mungkin tidak akan ada yang menyebutku batu dan dia berlian Tak akan terluka pada cemoohan dan tatapan yang menghujam Teruntuk kalian yang terus menghina tanpa berkaca Yang hanya bisa berkata tanpa…

  • Puisi

    Hilang Makna

    Hilang Makna Oleh : Samba Jiwanta Kata tak lagi bermakna Saat karsa sudah tak bisa lagi dirasa Dalam ruang itu ia tak seperti biasanya Tatapannya kosong entah menerawang atau sedang mengenang Begitupun hembusan napasnya tak lagi beraturan Seperti orang yang hilang arah Ia takut untuk melangkah Tersesat di suatu jalan Bahkan buntu sialnya Ketakutan itu hadir Takut bahwa ia benar–benar kehilangan makna akan dirinya Takut bahwa ia benar-benar tersesat Takut bahwa ia akan kehilangan kendalinya Takut bahwa ia akan terjebak di dalam sana Untuk selama-lamanya Ketakutan itu selalu terngiang Entah kapan akan hilang Solusi gagal ditemu Alhasil hanya kalut yang…

  • Puisi

    Malam

    Malam Oleh: Zahrah Muthmainnah Aku di pelataran rindu Tepatnya di tengah perhelatan perasaan Antara aku yang nyaman dengan zona aman Melawan rasa panik dan keberatan Haruskah aku menang? Atau biar saja jadi pecundang? Foto: Dokumentasi Pribadi