GEMAGAZINE – Tingkat pengangguran di Indonesia, khususnya generasi muda, menjadi tantangan besar di sektor ketenagakerjaan. Pada Agustus 2021, tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,07% atau sekitar 9,78 juta orang dengan mayoritas penganggur berasal dari kelompok usia muda. Meskipun ekonomi tumbuh stabil di kisaran 5%, penciptaan lapangan kerja tidak sejalan. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan teknologi, peningkatan populasi usia kerja, dan regulasi pasar tenaga kerja yang ketat. Penyempitan lapangan pekerjaan bagi generasi muda adalah fenomena ketika jumlah peluang kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja muda yang terus bertambah. Istilah ini mencerminkan situasi di mana pasar kerja tidak mampu menyerap…
-
-
GEMAGAZINE – Fenomena fatherless di Indonesia telah menjadi isu serius meskipun masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat umum. Ketidakhadiran ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun emosional berdampak besar pada perkembangan anak. Menurut Retno Listyarti, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Indonesia berada di urutan ketiga di dunia sebagai fatherless country, menyoroti tingginya jumlah anak yang tumbuh tanpa kehadiran atau peran aktif ayah. Hal ini sering kali dipengaruhi oleh peran gender tradisional di mana ayah lebih dilihat sebagai pencari nafkah, sementara tanggung jawab pengasuhan anak sepenuhnya dibebankan kepada ibu.Dampak dari fatherless sangat signifikan terhadap psikologi dan perkembangan sosial anak.…
-
GEMAGAZINE – Di era globalisasi, bahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangat penting untuk dipelajari karena digunakan dalam komunikasi global, pendidikan, dan bisnis. Di Indonesia, kemampuan berbahasa Inggris menjadi semakin signifikan, terutama bagi generasi muda. Menurut EF English Proficiency Index 2023, Indonesia berada di peringkat 79 dari 113 negara, dengan skor 469. Generasi muda di Pulau Jawa memiliki kemampuan tertinggi dalam berbahasa Inggris, sedangkan Papua menunjukkan kemampuan paling rendah. Selain itu, Jakarta dan Surabaya menonjol sebagai kota dengan kemampuan tertinggi dalam berbahasa Inggris. Dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, Generasi Muda di Indonesia memiliki tantangan utama yaitu keterbatasan kosakata. Banyak pelajar merasa…
-
GEMAGAZINE – Victim blaming merupakan fenomena yang masih sering terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam perilaku victim blaming, masyarakat atau individu cenderung menyalahkan korban atas kejadian buruk yang menimpanya. Kejadian yang menimbulkan perilaku victim blaming dapat berupa kekerasan seksual, pelecehan, atau kekerasan dalam rumah tangga. Perilaku ini tentu sangat merugikan korban, memperburuk trauma, juga menghalangi korban dalam mendapatkan dukungan dan keadilan. Mirisnya, budaya patriarki yang kuat di kalangan masyarakat, memperparah kondisi ini. Bukan fokus menekankan tanggung jawab pelaku, norma sosial justru terkesan memposisikan perempuan sebagai pihak yang harus menjaga diri dari ancaman kekerasan seksual. Akibatnya, banyak korban merasa…
-
GEMAGAZINE, Jakarta – Festival Sumarak Minangkabau tahun ini menjadi ajang yang telah dinantikan oleh warga Jabodetabek, terutama mereka yang memiliki darah Minangkabau. Acara tahunan ini digelar selama empat hari penuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, dengan menyajikan aneka kuliner khas Sumatera Barat, pertunjukan seni tradisional, dan berbagai aktivitas lainnya yang mengingatkan pengunjung akan kampung halaman. Selain menjadi jembatan penghubung kenangan dan persahabatan, festival ini juga menjadi sinar harapan bagi kebangkitan UMKM yang tertatih-tatih pascapandemi Covid-19. Berbagai hidangan khas Minangkabau dipamerkan dan dijajarkan oleh para pelaku usaha, memberikan hembusan angin baru bagi mereka yang sempat tenggelam dalam gelombang pembatasan sosial.…
-
GEMAGAZINE, Jakarta – Generasi muda merupakan garda terdepan dalam membangun bangsa dan sebagai generasi penerus, harus memiliki kemampuan serta pengetahuan yang luas. Pendidikan berperan penting dalam memajukan negara dan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Untungnya, generasi muda di Indonesia saat ini memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya pendidikan tinggi setelah lulus sekolah menengah. Kesadaran ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain meningkatnya taraf pendidikan masyarakat, berkembangnya karir profesional yang membutuhkan gelar sarjana, beragam manfaat dari pendidikan tinggi, dan dukungan orang tua. Selain itu, semakin banyak pilihan program studi dan perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta, yang memudahkan generasi muda…