• Puisi

    Lebaran Layar Kaca

    Lebaran kali ini Tak ada pelukan Untuk meredakan Rindu yang tertahan   Lebaran kali ini Lagi-lagi kau menggenggamnya Dengan benda pipih Yang saling terjalin Oleh benang tak kasat mata   Lebaran kali ini Cukup kau tekan tombol daya Lalu pesan muncul silih berganti “Taqabbalallahu minna wa minkum” “Minal aidin wal faizin” “Mohon maaf lahir dan batin”   Lebaran kali ini Di depan layar kaca Ada air mata Namun tak dapat kau usap Sepenuh hati kau selalu berharap Semoga raga dapat segera bersua Kontributor: Zikra Mulia Irawati Penyunting: Farah Andini Ilustrasi: Unsplash/Zibik

  • Puisi

    Balada Corona

    Wujud antara ada dan tiada Namun memang nyata adanya Siapa sangka makhluk kecil dapat membawa bencana Hari-hari pelik karena datangnya virus corona Dunia gempar sungguh tak karuan   Namun manusia masih saja sering menghiraukan Rasa saling peduli harus ada dan ditumbuhkan Jangan mementingkan diri sendiri dengan tidak memperdulikan keadaan Jangan menutup mata dan telinga seolah semua sedang baik-baik saja   Harus diterima baik oleh kenyataan Bahwa hidup dengan kebiasaan baru segera kita lakukan Jika keadaan sulit sekarang ingin segera selesai Maka kesadaran baru harus segera dimulai   Tak perlu menunggu banyak nyawa melayang Memulai hal baik bisa dimulai dari sekarang…

  • Cerpen

    Abah, Cendana, dan Aroma yang Menyeruak

    Daun terakhir milik Abah telah gugur. Bersamaan dengan menyeruaknya aroma cendana yang bercampur tanah. Aku jadi ingat saat pertama kali jatuh cinta. Bukan pada seorang wanita, melainkan pada sebuah aroma. “Bah, ini pohon apa?” tanyaku waktu itu. Aku masih kelas satu SMP dan Abah sedang bergairah sekali menanam pohon. Di halaman belakang rumah, berjejer bibit-bibit pohon dengan bentuk yang sama. Katanya, Abah dapat dari temannya yang tinggal di lain pulau. “Pohon cendana. Ini masih bibit, nanti Abah ajak Arka lihat yang sudah besar.” Aku diajaknya pergi ke lahan hutan milik Abah yang sengaja ditanami pohon cendana. Aroma harum menyegarkan langsung…

  • Resensi

    Enola Holmes: Perempuan Juga Bisa Jadi Agen Perubahan

    Identitas Film Judul film: Enola Holmes Sutradara: Harry Bradbeer Produser: Mary Parent, Alex Garcia, Ali Mendes, Millie Bobby Brown, dan Paige Brown Diadaptasi dari: The Enola Holmes Mysteries: The Case of The Missing Marquess karya Nancy Springer Produksi: Legendary Pictures, PCMA Productions Pemain: Millie Bobby Brown, Sam Claflin, Henry Cavill, Helena Bonham Carter Didistribusikan oleh: Netflix Durasi: 123 menit Garis Besar Isi Karya Film yang diadaptasi dari novel karya Nancy Springer ini menceritakan tentang anak perempuan dari keluarga Holmes dan perjalanannya untuk menemukan ibunya dan memperjuangkan haknya sebagai seorang perempuan. Enola Holmes merupakan saudara perempuan dari Holmes bersaudara, Mycroft Holmes…

  • Puisi

    Emosi

    Hidup ini terlalu ambigu Banyak teka-teki yang tak terpecahkan Susunan puzzle yang belum lengkap Membuat otak berpikir keras Kepahitan yang tak berujung Nestapa yang tak kunjung reda Membuat hidup terasa hampa Terlalu sakit jika dirasa Sesak! Tak ada satu pun yang mengerti Rasanya aku sendiri Di dunia yang luas ini Aku berusaha memahami Tapi tak ada timbal balik Mengapa semesta begitu kejam? Ataukah aku terlalu perasa? Aku merasa terkucilkan Hidup ini tak adil! Mengapa orang lain terlihat bahagia? Sedangkan aku tidak? Ternyata… Emosi terlalu menguasaiku Rasa iri mengisi dadaku Jika saja aku bisa mengontrol diri Aku tak akan sepayah ini…

  • Puisi

    Batas Kebebasan

    Seseorang pernah bilang kepadaku, bahwa kebebasan adalah tidak pernah dilahirkan atau hidup tetapi mati muda, kurasa tidak dua-duanya, kebebasan bukan logika monoteistik yang biner. Sebab hari ini aku sedang bernapas, dan tawaku masih sering terlepas, dari bibir yang sedikit-sedikit tersenyum tipis, pun pikiran yang berusaha menepis. Ada banyak sekali batas, bahkan burung belibis pun tak mampu menembus, seperti perempuan yang katanya harus di dapur, atau lelaki yang tidak boleh menangis.  Tapi ketahuilah, kawanku, aku ingin menjadi seorang manusia tanpa ragu, dengan kemerdekaan sebetul-betul, karena dunia ini sudah penuh sesak oleh belenggu. Kontributor: Rifqa Nisyardhana Penyunting: Sevilla Nouval Evanda Sumber ilustrasi:…