Seseorang pernah bilang kepadaku, bahwa kebebasan adalah tidak pernah dilahirkan atau hidup tetapi mati muda, kurasa tidak dua-duanya, kebebasan bukan logika monoteistik yang biner. Sebab hari ini aku sedang bernapas, dan tawaku masih sering terlepas, dari bibir yang sedikit-sedikit tersenyum tipis, pun pikiran yang berusaha menepis. Ada banyak sekali batas, bahkan burung belibis pun tak mampu menembus, seperti perempuan yang katanya harus di dapur, atau lelaki yang tidak boleh menangis. Tapi ketahuilah, kawanku, aku ingin menjadi seorang manusia tanpa ragu, dengan kemerdekaan sebetul-betul, karena dunia ini sudah penuh sesak oleh belenggu. Kontributor: Rifqa Nisyardhana Penyunting: Sevilla Nouval Evanda Sumber ilustrasi:…
-
-
Putih bersih itulah dia Membakar diri tujuannya tercipta Menghabisi diri sendiri caranya mati Siapa pula yang ingin menjadi sepertinya? Tidak ada! Dia tidak berharga! Dia tidak memiliki kekuatan! Dia lemah! Dia berkorban untuk hal yang tidak pasti Dia menghabisi diri tanpa apresiasi Sinarnya redup Apinya kecil Hey! Lihatlah lagi… Lihat bagaimana dia hidup Sebesar apa perannya untukmu Dia suci sejak tercipta Dia mati dengan terhormat Kelemahannya adalah kekuatannya Dia memberi Dia berkorban Dengan segala keikhlasannya Belajarlah untuk selalu memberi Tanpa banyak menuntut Manfaatkanlah hidupmu Tebarlah manfaat Sekecil apapun itu Karena Bisa jadi hal kecil itu mengubah duniamu Bahkan dunia ini…
-
Genre: Dokumenter, DramaPemain: Kara Hayward, Tristan Harris, Barbara Gehring, Vincent Kartheiser, Catalina GarayoaDurasi: 89 menitProduksi: Argent Pictures, Exposure Labs, The Space Program, Netflix “If you are not paying for the product, then you are the product.” Film dokumenter dari Netflix ini adalah salah satu dari sekian banyak dokumenter tentang dampak media sosial bagi manusia. Akan tetapi, film “The Social Dilemma” mengangkat dampak-dampak tersebut dari sisi developers atau para penciptanya. Makin marak perkembangannya, pengaruh yang ditimbulkan dari media sosial makin tidak bisa terkontrol. Mantan petinggi dari berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain, bahkan merasakan sendiri akibat dari…
-
“Bubur ayam diaduk paling enak. No debat!” “Bubur ayam ga diaduk lebih enak, aesthetic lagi. Diaduk bikin ga selera makan. Valid, no debat!” Aku menatap jengah perdebatan dua temanku itu, Kiara dan Saras. Ini hanya bubur. Harganya hanya sepuluh ribu seporsi. Aku yakin sekali setelah ini mereka akan saling mendiamkan. Aku mendengus, kekanakan sekali, batinku. Aku tidak percaya hubungan pertemanan di depanku ini ternyata hanya seharga satu porsi bubur ayam yang hanya akan berujung menjadi kotoran setelah mereka makan. “Aduh, sudah kenapa, sih? Dilihat orang, tuh!” Mereka masih saja berdebat. “Laksmi, kalau kamu tim mana?” tanya mereka kepadaku secara tiba-tiba.…
-
Judul Novel : Pangeran Cilik Penulis : Antoine de Saint-Exupéry Alih Bahasa : H. Chambert-Loir Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun : 2011 Jumlah halaman : 120 halaman ISBN : 978-602-03-2341-1 Novel dengan judul asli Le Petit Prince ini hadir pada tahun 1943 di Prancis yang kisahnya mempesona dan tak lekang oleh waktu. Novel ini menceritakan tentang seorang pria yang terjebak di Gurun Sahara karena mesin pesawatnya rusak. Saat tengah berjuang hidup di gurun yang jauh dari permukiman serta persediaan minum yang sedikit, ia terkejut karena kehadiran seorang bocah yang meminta…