Mahasiswa Tuntut Perbaikan Sistem Pendidikan Pada Aksi Hardiknas 2026

Mahasiswa Tuntut Perbaikan Sistem Pendidikan Pada Aksi Hardiknas 2026
foto: Aldo Rangga Putra

GEMAGAZINE – Aksi Peringatan Hari Pendidikan Nasional telah dilaksanakan di Kompleks Kementerian Pendidikan pada Senin (04/05/2026). Aksi nasional ini menuntut perbaikan sistem pendidikan Indonesia.

Joshua Alexander, Ketua BPM FH Universitas Pancasila, menjelaskan terdapat dua tuntutan utama yaitu keterlibatan masyarakat dalam revisi UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan kebebasan berpendapat di ruang akademik.

“Seperti kegiatan hari ini, kami mencoba memperjuangkan kebenaran dan membicarakan tentang hal-hal yang bermasalah. Namun seringkali haknya dibatasi oleh pemerintah, tanpa mempertimbangkan hal yang sedang dibahas. Sehingga kebebasan berpendapat sangatlah diperlukan,” ungkap Joshua. 

Joshua juga mengatakan bahwa perubahan pada UU Sisdiknas masih kurang fokus kepada penyelesaian masalah di pendidikan Indonesia. Penyerapan pada anggaran yang ditingkatkan lebih banyak ditujukan untuk Program MBG.

Izharul Atma Nugraha, Kepala Departemen Polkastrag BEM PNJ memaparkan bahwa kesejahteraan para tenaga pendidik perlu diperhatikan. Selain itu, pemerataan pendidikan di daerah 3T juga perlu dilakukan.

“Transparansi anggaran perlu diterapkan. Revitalisasi harus merata hingga ke daerah 3T. Program seperti sekolah rakyat baru menjangkau daerah terisolasi dengan kehidupan, sementara wilayah seperti 3T justru belum terjamah. Kemudian kesejahteraan guru juga harus mendapat perhatian serius,” papar Izharul.

Wakil Menteri Diktisaintek, Fauzan, turun langsung membersamai massa aksi dan mendengarkan setiap poin tuntutan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penghapusan program studi.

“Isu terkait penutupan program studi, itu tidak ada. Yang ada adalah penataan untuk memberikan penguatan terhadap setiap program studi,” ungkap Fauzan

Sementara itu, massa meminta Fauzan untuk menandatangani pakta integritas. Jika dalam waktu 2 kali 24 jam tidak ada perubahan yang konkret, maka akan kembali aksi di tingkat yang lebih tinggi.

(NARS)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *