Gemagazine – Senin (30/09), bertepatan dengan rapat paripurna terakhir DPR, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta memilih tidak turun aksi. Setelah sebelumnya mahasiswa PNJ turun aksi dengan lebih dari 700 mahasiswa, kini, tidak ada seruan untuk turun aksi. Bagas Maropindra selaku Ketua BEM PNJ 2019/2020 menyatakan bahwa terlalu banyak elemen masyarakat yang turun, sehingga khawatir apabila aksi tersebut dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memanasi situasi, bukan untuk menyampaikan aspirasi. “Psikologi massa sedang emosi, kalau turun sekarang bisa menuju chaos lagi atau terkesan balas dendam ke polisi,” tutur Bagas kepada GEMA. Bagas mengungkapkan, mahasiswa PNJ akan turun aksi pada esok, Selasa (01/10), bertepatan…
-
-
Gemagazine – Aksi mahasiswa untuk memprotes segala revisi UU bermasalah di depan Gedung DPR pada Selasa (24/09) berakhir ricuh. Sekitar 90 mahasiswa dilarikan ke instalasi gawat darurat yang tersebar di 24 rumah sakit, salah satunya Rumah Sakit Pusat Pertamina. Mahasiswa yang dilarikan ke rumah sakit adalah korban dari gas air mata hingga lemparan batu. Rio, mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf menjadi korban dari gas air mata. Gas air mata dilemparkan tepat di depan wajahnya. “Lagi jadi border, tiba-tiba dilempari gas air mata, setelahnya saya enggak sadarkan diri,” tutur Rio. Tidak hanya Rio, lima mahasiswa PNJ pun menjadi korban dan mengalami…
-
Gemagazine – Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) bergerak melakukan aksi ke Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/09) untuk meminta pemerintah membatalkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi hasil revisi dan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Bersama aliansi BEM seluruh Indonesia, sekitar 700 mahasiswa PNJ berangkat bersama menggunakan empat bus dan kereta. Dikutip dari tempo.co, Bagas selaku Ketua BEM PNJ 2019/2020 menjelaskan bahwa tidak ada tuntutan untuk melengserkan presiden, yang ada ialah tuntutan pencabutan RUU KPK, RKUHP, RUU Pertahanan, dan RUU Minerba dan RUU lainnya yang dianggap kontroversi atau bermalasah. “Tidak ada agenda untuk melengserkan rezim, hanya substansi RUU saja,” tutur Bagas.…