Judul Novel : Pangeran Cilik Penulis : Antoine de Saint-Exupéry Alih Bahasa : H. Chambert-Loir Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun : 2011 Jumlah halaman : 120 halaman ISBN : 978-602-03-2341-1 Novel dengan judul asli Le Petit Prince ini hadir pada tahun 1943 di Prancis yang kisahnya mempesona dan tak lekang oleh waktu. Novel ini menceritakan tentang seorang pria yang terjebak di Gurun Sahara karena mesin pesawatnya rusak. Saat tengah berjuang hidup di gurun yang jauh dari permukiman serta persediaan minum yang sedikit, ia terkejut karena kehadiran seorang bocah yang meminta…
-
-
Produk kecantikan berbahan dasar alami seperti menggunakan rempah-rempah sekarang sudah tidak asing lagi. Bagaimana jika kita menggunakan rempah termahal di dunia sebagai bahan dasarnya? Rempah itu kini sedang menjadi perbincangan hangat di dunia kesehatan dan kecantikan karena harganya yang mahal serta khasiatnya yang sangat banyak. Rempah itu adalah kuma-kuma atau disebut sebagai saffron. Rempah ini berasal dari bunga Crocus sativus (bunga pacar) dan sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu. Saffron pertama kali dibudidayakan di Yunani, lalu tersebar ke Eurasia, Afrika Utara, Amerika Utara, dan Oseania. Saffron merupakan salah satu rempah termahal di dunia selama beberapa dekade. Iran menjadi negara…
-
Kemajuan teknologi pada kondisi pandemi mendorong kami untuk menerbitkan tulisan inspiratif yang menghadirkan narasumber dari berbagai negara. Melalui obrolan santai kali ini, kami akan membawa pembaca untuk mengenal Amelya Dwi Astuti. Perempuan yang akrab disapa Amel ini merupakan salah satu mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Erasmus Mundus Joint Master Degree. Amel memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan magisternya di empat universitas sekaligus, yaitu University of Glasgow Scotland, Maynooth University Irlandia, Tallinn University Estonia, dan Open University of Cyprus. Kesempatan belajar di empat universitas berbeda tersebut berhasil diraihnya dengan mengambil program studi Master In Adult Education for Social Change. Saat ini, Amel yang…
-
Sejarah merupakan suatu hal yang tak akan luput untuk dikenang. Beragam kejadian sudah sering menghiasi kampus Politeknik Negeri Jakarta, hingga jati diri kampus ini dikenal sebagai kampus perjuangan. Segala hal didoktrinkan untuk mahasiswa bahwa kampus ini, ya, kampus jalanan. Memperjuangkan kepentingan rakyat katanya selalu diutamakan. Alhasil, jabatan senantiasa dijadikan ladang dakwah para kalangan. Inilah sebuah pengantar tulisan dari mantan mahasiswa pemangku kepentingan yang gagal merevolusi keadaan. Berbicara tentang refleksi, tentu kita patut untuk mengetahui bagaimana kondisi kampus kita sebelum saat ini. Hal ini agar dapat dijadikan sebuah cerminan, sudah sejauh mana kampus ini mundur dari nilai kemanusiaan? Menjadi sebuah tanya,…
-
Badan Otonom Gerakan Mahasiswa (BO GEMA) — 09 Oktober 2020. BO GEMA 2020 menyampaikan perkembangan terbaru mengenai hilangnya jurnalis pers mahasiswa BO GEMA 2020 saat turun aksi. Pada pukul 02.13 WIB, Indah mendapatkan kabar bahwa Ajeng, Dharmajati, dan Ahsan ditahan di Monas. Indah berhasil berbicara dengan Ajeng melalui telepon dari salah satu petugas di sana. Ajeng mengabari bahwa keadaannya dan rekan lainnya baik-baik saja. Pada perbincangan di telepon tersebut, Indah juga mendapatkan informasi bahwa semua yang ditangkap oleh polisi akan dibawa ke Polda. Pagi harinya, pukul 07.22 WIB, Tim BO GEMA kembali mendapatkan kabar dari Ajeng secara langsung melalui pesan…
-
Aliansi Jurnalis Independen Jakarta dan Lembaga Bantuan Hukum Pers mencatat ada tujuh jurnalis menjadi korban kekerasan anggota Polri dalam unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di Jakarta, 8 Oktober 2020. Jumlah ini bisa bertambah dan kami masih terus menelusuri dan memverifikasi perkara. Jurnalis CNNIndonesia.com Tohirin, ia mengaku kepalanya dipukul dan ponselnya dihancurkan polisi ketika ia meliput demonstran yang ditangkap kemudian dibogem di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Ketika itu dia tak memotret atau merekam perlakuan itu. Polisi tak percaya kesaksiannya, lantas merampas dan memeriksa galeri ponselnya. Polisi marah ketika melihat foto aparat memiting demonstran. Akibatnya, gawai yang ia gunakan…