GEMAGAZINE – Pada 25 September 1999, seorang jurnalis berusia 26 tahun, Agus Mulyawan dan sekelompok biarawati mengalami nasib tragis di tangan milisi pro-Indonesia di Loparos, Timor Timur. Wafatnya Agus Mulyawan bukan hanya kehilangan bagi keluarganya, tetapi juga merupakan simbol dari risiko yang dihadapi para jurnalis dalam mengejar kebenaran di daerah konflik. Artikel ini mengisahkan perjalanan hidup Agus, dedikasinya sebagai jurnalis, serta perjuangan mencari keadilan atas kematiannya. Agus Mulyawan lahir di Bali, pada 15 Agustus 1973. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Adyana Karya dan Lina Sri Rejeki dan lahir dalam keluarga Indonesia keturunan Tionghoa. Ibunya berasal dari…